KD. 2.2
Mengidentifikasi Ciri-Ciri
Masyarakat Madani
Indikator 3
Menjelaskan Proses Menuju Masyarakat
Madani
Peta Konsep
Komponen Pokok Terwujudnya
Masyarakat Madani
* Pemerintah
Pemerintah harus memberi
akses yang mudah bagi masyarakat untuk terlibat dalam penyenggaraan
pemerintahan. Bahkan,
harus terbuka saat menerima kritikan
dari rakyat.
* Masyarakat
Indikasi terwujudnya
masyarakat madani terlihat dari seringnya masyarakat melakukan diskusi
atau musyawarah yang
menandakan bahwa masyarakat lebih
cenderung menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, dan senantiasa menghargai
pendapat orang lain.
Syarat Mewujudkan Masyarakat Madani
Pemahaman yang Sama
Prisip-prinsip dasar
masyarakat madani harus dipahami bersama, sehingga relatif tidak ada lagi yang
tidak memahami
hal-hal yang digariskan dalam
prisip-prinsip dasar masyarakat madani tersebut.
Keyakinan dan Saling Percaya
Menumbuhkan rasa saling percaya dikalangan
masyarakat bahwa masyarakat madani adalah masyarakat pilihan terbaik
dalam mewujudkan sistem sosial yang
dicita-citakan.
Satu Hati dan Saling Bergantung
Satu hati mempunyai arti
perlunya dikondisikan satu hati dalam menentukan arah kehidupan. Saling
bergantung diartikan
sebagai saling membutuhkan serta
terikat satu sama lain. Sebab, orang yang saling membutuhkan akan lebih mudah
dalam
menggalang kerjasama.
Kesamaan Pandangan tentang
Tujuan dan Misi
Perbedaan yang ada dalam kehidupan
masyarakat tidak dpat diabaikan begitu saja. Namun, perbedaan itu bukan untuk
diarahkan menjadi sesuatu yang
bersifat keseragaman, tetapi dalam wujud kesatuan.
Kondisi Menuju Masyarakat Madani
Menurut Robert A. Dahl, ada
beberapa kondisi yang harus ada dalam proses menuju masyarakat madani, yaitu :
a)Kebebasan untuk mendirikan dan
ikut dalam organisasi.
b)Kebebasan menyuarakan pendapat.
c)Hak untuk memilih.
d)Hak untuk dipilih dalam jabatan
publik.
e)Hak pemimpin politik untuk
bersaing mendapat dukungan rakyat.
f)Hak memperoleh informasi dari
berbagai sumber.
g)Adanya pemilihan umum yang
teratur, jujur, dan adil.
Upaya Mewujudkan Masyarakat Madani
a.Meningkatkan usaha menciptakan
pemerintahan yang baik
Melalui pemerintahan yang
baik, masyarakat dapat menciptakan pembangunan secara merata. Melalui
pembangunan
merata, taraf hidup masyarakat pun
dapat meningkatkan. Peningkatan taraf hidup, berarti meningkatkan
kesempatan
masyarakat untuk memenuhi kebutuhan.
Terpenuhinya kebutuhan merupakan salah satu karakteristik masyarakat madani.
b. Meningkatkan keseimbangan dalam
pembagian kekuasaan
Sebagaimana prinsip trias
politika, suatu pemerintahan yang ideal terbagi ke dalam 3 kekuasaan, yaitu
eksekutif, legislatif,
dan yudikatif. Ketiga lembaga
harus mampu menjalankan peran sesuai dengan fungsinya masing-masing.
Di dalam menjalankan
perannya, lembaga legislatif menjadi cerminan aspirasi masyarakat yang
diwakili. Dengan
demikian, kehidupan yang demokratis
lebih terjamin. Makin terjamin demokrasi warga negara, berarti makin dekat
bangsa
Indonesia ke arah terwujudnya
masyarakat madani.
c. Meningkatkan jiwa kemandirian
melalui kegiatan perekonomian
Masyarakat madani menuntut
pemerataan kehidupan ekonomi yang lebih merata. Dengan adanya pemerataan,
kegiatan
perekonomian menjadi hak semua warga
negara. Pemerataan kegiatan perekonomian, dapat menjamin kehidupan
ekonomi
yang demokratis. Makin demokratis
suatu bangsa, berarti makin mudah mewujudkan terciptanya masyarakat madani.
d. Meningkatkan pemahaman perlunya
kebebasan pers
Di dalam kehidupan masyarakat
madani, pers memiliki peran untuk melakukan kontrol sosial. Namun tentunya,
fungsi
kontrol harus dilakukan secara
bertanggungjawab dan sesuai dengan etika jurnalistik.
Kebebasan pers merupakan
salah satu syarat demokrasi. Makin banyak syarat demokrasi terpenuhi, berarti
makin mudah
membawa masyarakat ke arah
masyarakat madani.
e. Menciptakan perangkat hukum yang
memadai dan berkeadilan sosial
Terbentuknya lembaga penegak
hukum harus mampu mencerminkan berlakunya
supremasi hukum dalam kehidupan
bermasyara kat, berbangsa, dan bernegara menuju suatu tatanan masyarakat madani
atau civil society Indonesia.
Terciptanya perangkat hukum
yang memadai dan berkeadilan sosial, mampu menghilangkan diskriminasi di bidang
hukum.
Terselenggaranya sistem pemerintahan
yang memungkinkan lembaga hukum berjalan secara produktif dan berkeadilan
sosial, merupakan karakteristik
masyarakat madani.
f. Meningkatkan kualitas sumber daya
manusia melalui pendidikan
Makin baik sistem pendidikan,
makin banyak pula tercipta sumber daya manusia yang berkualitas. Makin tinggi
kualitas
sumber daya manusia, makin mudah
pula penerapan prinsip-prinsip masyarakat madani.
g. Menanamkan sikap mencintai dan
menghargai budaya bangsa
Bangsa Indonesia memiliki
keanekaragaman budaya yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas
sampai
Pulau Rote. Untuk itulah,
bangsa Indonesia perlu menghayati dan mengamalkan semangat bhinneka tunggal
ika.
Pluralisme bukan menjadi
sumber perpecahan, tetapi menjadi kebanggaan sebagai identitas bangsa Indonesia
yang kuat dan
benar. Bila bangsa Indonesia dapat
menghargai pluralisme, berarti salah satu syarat menjadi masyarakat madani
telah
terpenuhi. Masyarakat plural
merupakan ciri masyarakat madani.
Optimalisasi Masyarakat Madani
1. Menggunakan pendekatan
partisipatif
Masyarakat harus ditempatkan
sebagai subjek utama pembangunan. Partisipasi memungkinkan terciptanya program
tepat guna dan tepat sasaran sehingga upaya peningkatan kesejahteraan dapat
lebih efektif dan efisien.
2. Pendampingan yang intensif dan
berkelanjutan
Masyarakat yang telah
terlibat secara aktif dalam program peningkatan kesejahteraan, harus
mendapatkan pendampingan secara intensif dan berkelanjutan agar tercipta
pendidikan yang dialogis antara masyarakat dengan
fasilitator (pendamping).
3. Mengembangkan media komunikasi
yang murah, mudah, dan bisa dimanfaatkan
Media komunikasi yang murah
dan mudah, memungkinkan masyarakat dapat membagi dan menyelesaikan masalah yang
mereka hadapi dengan lebih cepat. Setiap orang memiliki akses untuk mencari dan
memberi solusi bagi setiap masalah yang dihadapi oleh masyarakat lainnya.
4. Mengutamakan potensi masyarakat
setempat
Pembangunan harus
berangkat dari apa yang ada dan dimiliki oleh masyarakat. Masyarakat harus dikenalkan
dengan potensi sumber daya yang mereka miliki dan mengetahui cara untuk
mengoptimalkan sumber daya tersebut sehingga mereka pula yang akan menikmati
hasil kerja mereka.
TERIMA KASIH

Tidak ada komentar:
Posting Komentar