Senin, 19 Mei 2014

KD 2.2 Indikator 3 Menjelaskan Proses Menuju Masyarakat Madani



KD. 2.2
Mengidentifikasi Ciri-Ciri Masyarakat Madani

Indikator 3
Menjelaskan Proses Menuju Masyarakat Madani
Peta Konsep




Komponen Pokok Terwujudnya Masyarakat Madani 
* žPemerintah
  Pemerintah harus memberi akses yang mudah bagi masyarakat untuk terlibat dalam penyenggaraan pemerintahan. Bahkan,
harus terbuka saat menerima kritikan dari rakyat.
* žMasyarakat
  Indikasi terwujudnya masyarakat madani  terlihat dari seringnya masyarakat melakukan diskusi atau musyawarah yang
menandakan bahwa masyarakat lebih cenderung menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, dan senantiasa menghargai
pendapat orang lain.
 
Syarat Mewujudkan Masyarakat Madani
žPemahaman yang Sama
  Prisip-prinsip dasar masyarakat madani harus dipahami bersama, sehingga relatif tidak ada lagi yang tidak memahami
hal-hal yang digariskan dalam prisip-prinsip dasar masyarakat madani tersebut.
žKeyakinan dan Saling Percaya
  Menumbuhkan rasa saling percaya dikalangan masyarakat bahwa masyarakat madani adalah masyarakat pilihan terbaik
dalam mewujudkan sistem sosial yang dicita-citakan.
ž Satu Hati dan Saling Bergantung
  Satu hati mempunyai arti perlunya dikondisikan satu hati dalam menentukan arah kehidupan. Saling bergantung diartikan
sebagai saling membutuhkan serta terikat satu sama lain. Sebab, orang yang saling membutuhkan akan lebih mudah dalam
menggalang kerjasama.
ž Kesamaan Pandangan tentang Tujuan dan Misi
ž Perbedaan yang ada dalam kehidupan masyarakat tidak dpat diabaikan begitu saja. Namun, perbedaan itu bukan untuk
diarahkan menjadi sesuatu yang bersifat keseragaman, tetapi dalam wujud kesatuan.

Kondisi Menuju Masyarakat Madani
  Menurut Robert A. Dahl, ada beberapa kondisi yang harus ada dalam proses menuju masyarakat madani, yaitu :
a)Kebebasan untuk mendirikan dan ikut dalam organisasi.
b)Kebebasan menyuarakan pendapat.
c)Hak untuk memilih.
d)Hak untuk dipilih dalam jabatan publik.
e)Hak pemimpin politik untuk bersaing mendapat dukungan rakyat.
f)Hak memperoleh informasi dari berbagai sumber.
g)Adanya pemilihan umum yang teratur, jujur, dan adil. 
Upaya Mewujudkan Masyarakat Madani
a.Meningkatkan usaha menciptakan pemerintahan yang baik
  Melalui pemerintahan yang baik, masyarakat dapat menciptakan pembangunan secara merata. Melalui pembangunan
merata, taraf hidup masyarakat pun dapat meningkatkan.   Peningkatan taraf hidup, berarti meningkatkan kesempatan
masyarakat untuk memenuhi kebutuhan. Terpenuhinya kebutuhan merupakan salah satu karakteristik masyarakat madani.
b. Meningkatkan keseimbangan dalam pembagian kekuasaan
  Sebagaimana prinsip trias politika, suatu pemerintahan yang ideal terbagi ke dalam 3 kekuasaan, yaitu eksekutif, legislatif,
dan yudikatif.  Ketiga lembaga harus mampu menjalankan peran sesuai dengan fungsinya masing-masing.
    Di dalam menjalankan perannya, lembaga legislatif menjadi cerminan aspirasi masyarakat yang diwakili. Dengan
demikian, kehidupan yang demokratis lebih terjamin. Makin terjamin demokrasi warga negara, berarti makin dekat bangsa
Indonesia ke arah terwujudnya masyarakat madani.
c. Meningkatkan jiwa kemandirian melalui kegiatan perekonomian
  Masyarakat madani menuntut pemerataan kehidupan ekonomi yang lebih merata. Dengan adanya pemerataan, kegiatan
perekonomian menjadi hak semua warga negara.   Pemerataan kegiatan perekonomian, dapat menjamin kehidupan ekonomi
yang demokratis. Makin demokratis suatu bangsa, berarti makin mudah mewujudkan terciptanya masyarakat madani.
d. Meningkatkan pemahaman perlunya kebebasan pers
  Di dalam kehidupan masyarakat madani, pers memiliki peran untuk melakukan kontrol sosial. Namun tentunya, fungsi
kontrol harus dilakukan secara bertanggungjawab dan sesuai dengan etika jurnalistik.
  Kebebasan pers merupakan salah satu syarat demokrasi. Makin banyak syarat demokrasi terpenuhi, berarti makin mudah
membawa masyarakat ke arah masyarakat madani.
e. Menciptakan perangkat hukum yang memadai dan berkeadilan sosial
  Terbentuknya lembaga penegak hukum harus mampu mencerminkan berlakunya
supremasi hukum dalam kehidupan bermasyara kat, berbangsa, dan bernegara menuju suatu tatanan masyarakat madani
atau civil society Indonesia.
  Terciptanya perangkat hukum yang memadai dan berkeadilan sosial, mampu menghilangkan diskriminasi di bidang hukum.
Terselenggaranya sistem pemerintahan yang memungkinkan lembaga hukum berjalan secara produktif dan berkeadilan
sosial, merupakan karakteristik masyarakat madani.
f. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan
  Makin baik sistem pendidikan, makin banyak pula tercipta sumber daya manusia yang berkualitas. Makin tinggi kualitas
sumber daya manusia, makin mudah pula penerapan prinsip-prinsip masyarakat madani.
g. Menanamkan sikap mencintai dan menghargai budaya bangsa
  Bangsa Indonesia memiliki keanekaragaman budaya yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai
Pulau Rote.  Untuk itulah, bangsa Indonesia perlu menghayati dan mengamalkan semangat bhinneka tunggal ika.
  Pluralisme bukan menjadi sumber perpecahan, tetapi menjadi kebanggaan sebagai identitas bangsa Indonesia yang kuat dan
benar. Bila bangsa Indonesia dapat menghargai pluralisme, berarti salah satu syarat menjadi masyarakat madani telah
terpenuhi. Masyarakat plural merupakan ciri masyarakat madani.
Optimalisasi Masyarakat Madani
1. Menggunakan pendekatan partisipatif
  Masyarakat harus ditempatkan sebagai subjek utama pembangunan. Partisipasi memungkinkan terciptanya program tepat guna dan tepat sasaran sehingga upaya peningkatan kesejahteraan dapat lebih efektif dan efisien.

2. Pendampingan yang intensif dan berkelanjutan
  Masyarakat yang telah terlibat secara aktif dalam program peningkatan kesejahteraan, harus mendapatkan pendampingan secara intensif dan berkelanjutan agar tercipta pendidikan yang dialogis antara masyarakat dengan
  fasilitator (pendamping).
3. Mengembangkan media komunikasi yang murah, mudah, dan bisa dimanfaatkan
  Media komunikasi yang murah dan mudah, memungkinkan masyarakat dapat membagi dan menyelesaikan masalah yang mereka hadapi dengan lebih cepat. Setiap orang memiliki akses untuk mencari dan memberi solusi bagi setiap masalah yang dihadapi oleh masyarakat lainnya.
4. Mengutamakan potensi masyarakat setempat
    Pembangunan harus berangkat dari apa yang ada dan dimiliki oleh masyarakat. Masyarakat harus dikenalkan dengan potensi sumber daya yang mereka miliki dan mengetahui cara untuk mengoptimalkan sumber daya tersebut sehingga mereka pula yang akan menikmati hasil kerja mereka. 

TERIMA KASIH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar